nikah beda agama? heh?

wah ini lagi hot topic banget di media-media nasional. nikah beda agama? haruskah dilegalkan?? hmmm gw sampe tertarik untuk sedikit beropini juga mengenai legalisasi nikah beda agama ini.

jadi pemikiran ini di-up lagi sama para anak_anak muda nan liberalis ini. *hedeh ade2 aje*. jadi mereka menuntut ke MK untuk melakukan judicial review yang menganggap nikah beda agama itu tidak sah. silahkan baca di detik lengkapnya. mereka menilai Pasal 2 ayat 1 UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan berpotensi merugikan hak konstitusional mereka. Hal ini karena para pemuda itu ingin perkawinannya kelak sah walau ada kemungkinan pasangan mereka berbeda agama. “‎Perkawinan yang tercantum dalam aturan tersebut akan berimplikasi pada tidak sahnya perkawinan yang dilakukan di luar hukum masing-masing agama dan kepercayaannya” kata salah satunya. (dikutip dari detik)

menurut gw, pernikahan beda agama tu analogi nya kayak nyampurin minuman teh ama kopi. ya jelas ga enak kan. semua udah ada rasanya masing2. agama pun punya batasan masing masing. nikah beda agama hanya akan mencampur adukkan batasan masing2 yang ada di masing2 agama. kalo mereka berdalih nikah beda agama menjadi suatu yang harus dilegalkan negara, itu hal yang salah.

orang menikah karna merasa memiliki agama. atheis tentunya tidak harus berfikir kalo ingin sekedar melakukan sex. pandangan menikah, hanya ada dalam batasan agama. orang yang tidak memiliki pandangan agama (ateis) , tentunya merasa nyaman saja untuk melakukan sex, memiliki hidup bersama, dan sebagainya, karna hal-hal itu hanya ada dalam batasan-batasan agama. jika menolerir hukum ini untuk orang yang tidak ingin mengikuti hukum agama, logisnya sebaiknya mereka tidak perlu menikah. karna tidak ada yang mengikat diri mereka kan?

nikah itu hukum asalnya dari agama, bukan dari negara. nikah itu urusan keyakinan dalam agama. hak pemerintah hanya mencatat. jadi jika agama tidak memperbolehkan menikah beda agama tentunya negara pun tidak berhak untuk melegalkannya. sehingga sah atau tidaknya nikah seseorang itu ya agama yang nentuin, bukan negara. sehingga jika memaksa negara untuk melakukan pelegalan ini, sama saja memaksa merubah hukum agama.


hah! lagi lagi para antek2 liberalis bercokol untuk membuat pemikiran mereka lebih feel free *syahrini mode*. sebenarnya kurang bebas apa negara ini? kita sudah berpolitik demokratis, melakukan kebebasan berpendapat, dsb. apa yang diinginkan seperti halnya negara adidaya yang penuh akan bebas sebebas bebasnya? apa mereka ingin tinggal di negara yang bisa saling bunuh dengan mudah, free-sex dengan mudah? yaudah tinggal di amerika sana, amerini ame jono sekalian.

sebenarnya apa motivasi tuh orang melegalkan nikah beda agama? HAM? memecah opini? merusak pola pikir anak muda? atau hanya popularitas semata? jika ini hanya masalah ham dirasa seharusnya mereka yang ingin nikah beda agama tidak perlu melakukan judicial review untuk melegalkan hukum beda agama ini kan? yaudah kalo mw nikah ya nikah aja, ga perlu mw ngelegalin ini itu dulu. kalo mau nikah beda agama terserah, yang nikah lu, yang dosa lu juga. mw dilegalin ama hukum, tetep aja secara agama berdosa.

faktanya tidak pernah ada yang namanya kebebasan sempurna. ini hanya sebagai opini2 kotor, hasil tanaman kaum liberalis yang terus menerus berteriak menyalahkan hukum-hukum agama atas nama kebebasan yang mereka tuhankan. gw pikir ini semacam opini setan yang dikirimkan kaum liberalis untuk memecah belah pemikiran anak muda. ngelegalin ini sama aja kayak ngajak orang rame-rame buat nikah beda agama. nah loh! kan keliatan siapa setannya?

“kebebasan itu adalah batas untuk kebebasan itu sendiri” – r13

Komentarin aja

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s