HER movie technology

ImageHER, film ini terasa asing bagi yang belum nonton. tapi bagi yang udh, mungkin tahu betapa kerennya ide film ini. Ntah apa cuma gw yang berfikir gitu. Film ini gabungin genre romance kedalam teknologi, pas nonton bakal terasa canggih, terasa romantis, terasa puitis, dan tentunya terasa menghanyutkan. Tapi yang pengen gw bicarain dari film ini bukan tentang ceritanya, karena overall ide cerita dan pengambilan gambarnya keren banget. Kamu harus liat nonton sendiri filmnya biar tahu! Wajar ratingnya diatas 8 di IMDB. Awesome lah pokokny!

Singkatnya film ini cerita seseorang yang mencintai karakter perempuan bernama Samantha, namun karakter itu adalah program sebuah OS komputer! hehehe. Gimana ide yg mengejutkan kan? Tapi yang mw gw bahasa disini bukan itu, tapi teknologinya yang buat gw kagum. Ide2 menarik yang pernah gw khayalin rasanya kegambar dalam film ini. Beda dengan film2 bertemakan masa depan yang teknologi nya udah high level banget, sampe gw ragu buat implementasinya kedepan. tapi teknologi di film ini gw pikir akan muncul beberapa tahun kedepan.

Image

Pertama, awal mula film udah ngeliatin teknologi ini. Robotic Sound Detection. Gitu mungkin kalo gw nyebutinnya. Robot pendeteksi suara, keren kan. Mungkin udah ada di beberapa smartphone atau gadget2 sekarang, tapi ga secanggih yang di film ini yang bisa paham apa yang kita mau. Konsep interaksi teknologi yang awal mulanya adalah  command/ type pad berubah menjadi touch screen, setelah touch mungkin kedepannya muncul sound detection jadi kita tinggal kasih perintah lewat suara tanpa perlu menyentuh apapun. Buka email, menulis surat, memainkan playlist dan lainnya semua tampak lebih mudah dengan sound detection ini.

Image

Selanjutnya ada teknologi untuk membacakan perintah2. Speech command. Yah istilah itu tampakny lebih tepat untuk disebutkan, mereka akan bacain email, lihat informasi yang ada, dan sebagainya. Ini masih terintegrasi sama sound detection tadi. Complicated memang, tapi nampakny beberapa tahun lagi bisa untuk direalisasikan.

Teknologi ini mungkin akan didukung dengan perangkat pendengar layaknya headset yang ada mic nya, jadi udah satu kesatuan yang tinggal disinkronkan dengan gadget nya. kebayangang beberapa tahun lagi orang2 akan menggunakan earphone satu dan semua tugas yang ada di smartphone dilakukan dengan perintah suara. weeew!

Teknologi lain di film ini Smartphone yang begitu minimalis dan modis, Telepon Theodore memiliki kamera di atasnya dan membuka seperti dompet kecil. Layar hanya diperlukan bila Anda benar-benar harus melihat sesuatu, atau untuk mendapatkan pesan dekoratif.  Smartphone di film ini jauh lebih kecil, mini, tanpa tombol, dan semua perintah sudah ada di receiver earphone nya. Simplisitas dibawa dalam teknolgi masa depan di film ini, minimal dan flat design. benar2 menganggumkan!

Image

Hampir semua teknologi di dalam film ini menggunakan machine learning, yang bisa belajar dan berkembang seiring imput dan pengalaman mesin tersebut. Hal ini sudah ada sejak kini, tapi mungkin belum banyak yang berkembang secepat itu dalam berinteraksi dengan user. Hal yang keren bila OS dan semua gadget mampu memahami yang kita inginkan. Setiap device dan perangkat terhubung dan saling berkomunikasi, dan berbagi informasi. teknologi rasanya seperti membuat hidup lebih nyaman dan efisien.

Selain itu ada hologram games, mungkin kedepannya akan ada hal seperti ini. user dan games berinteraksi satu sama lain. games dijalankan dengan kinetic sensor. menganggumkan bila hal ini jadi realita di masa depan.

Namun fatalnya ada beberapa hal yang menjadi dampak buruk bila benar2 terealisasi. Kita akan semakin terisolasi dengan teknologi. Orang2 semakin talk-less ke orang lain. Hubungan antar manusia semakin sedikit. Tidak banyak kontak dan interaksi yang terjadi, karena kebanyakan orang sibuk dengan gadget masing2. Teknologi mungkin hanya pembuka jalan untuk kemudahan, bukan untuk merusak hubungan kita sesama manusia.

Image

“Aku ingin kau mengetahui, bahwa ada bagian dirimu di dalamku, selalu. Dan aku bersyukur atas itu. walaupun engkau berubah, dimanapun engkau berada, kukirimkan cintaku padamu. Engkaulah teman ku hingga akhir.” -HER

 

Sumber Tulis : her-movie-technology-of-tomorrow dan DigitalTrends.com about HER

Komentarin aja

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s