DIAM !

DIAM !

[Abdur Rasyid]

Diam… Diam… dan Diam…

Diam itu berbicara…

Berbicara dalam 1000 makna…

Diam itu kesunyian…

Diam itu keheningan…

Diam itu keputusan…

Diam itu kebaikan…

Diam itu Penolong…

Penolong ditengah keriuhan…

Penolong ditengah kesakitan…

Penolong ditengah kesedihan…

Diam itu emas..

Namun…

Diam itu juga… ketakutan…

Diam itu juga… keputus asaan..

Diam itu juga… menyerah…

Diam juga Petaka… dan Pembunuh…

Diamnya seorang saksi pembunuhan…

Diamnya seorang tanpa pertolongan…

Diamnya pemimpin ditengah jeritan

Ini Aku…

Dengan setiap diamku..

Diamku ialah api biru..

Sedingin salju..

Mengikis haru biru..

Dalam kelabu…

Ini Aku…

Diamku yang mematikan…

Mematikan gerak kalian…

Mematikan pembicaraan…

Diamku yang penuh palsu…

Penuh tipu…

Diamku mendiamkan kalian..

Diamku ialah tatapan…

Diamku ialah tawa…

Tawa ┬ádalam setiap kekosongan…

Diamku bukanlah pembunuh..

Diamku bukanlah kematian…

Diamku ialah pergerakan…

Diamku ialah kehidupan…

Diam ku…

Aku DIAM.

3 thoughts on “DIAM !

Komentarin aja

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s