AYO Ramaikanlah mesjid!!

Sedikit kisah miris mengenai mesjid di daerah saya,, Mesjid itu rame ketika dzuhur dan ashar tapi sepi dan tidak terlalu banyak orang ketika Subuh, magrib maupun isha, kenapa bisa begitu??

Masjid deket rumah saya berada deket pasar, jadi ketika zuhur dan ashar begitu rame,,, namun sangat miris ketika isha tadi malem kita cuman berlima,, kalo kata temen saya tu mesjid isinya cuman imam satu, yang adzan satu,yang jaga mesjid satu sama 2 orang tua,, wuihh parah mah kalo gituu..

Paradigma yang tertanam pada setiap anak muda sekarang ialah orang2 tua lah yang mengisi mesjid, karna mereka dianggap udzur sehingga mereka menganggap sudah sepantasnya yang sudah menjelang ajal pergi rajin ke masjid.. Astaugfirullah… Pemikiran yahudi tipe apa itu yang membuat paradigm “orang tua di mesjid, dan anak muda di mall” miris sekalii

Sementara tak jauh dari mesjid itu, memang benar ada sebuah mall,, jadi tak heran paradigma berfikir itu muncul.. jadi ketika saya pergi ke mesjid saat isha berbondong juga temen2 yang jalan bareng saya, jadi kelihatannya banyak yang mau ke mesjid, ehh taunya bukanya kemesjid malah belok,, aduhhh bagaimana mungkin di Negara yang dianggap muslimnya banyak malah banyak yang belok juga arah pemikiranya..

Bayangkan mau jadi apa pemuda pemudi bangsa ini ketika terus2an berfoya2,, padahal indikator kemajuan suatu bangsa ini nantinya akan berada di tangan2 pemuda pemudinya… padahal dari BPS mengatakan 30,7 % nya komposisi dari penduduk Indonesia ialah para anak muda…

Kenapa kita harus malu pergi ke masjid,,, hidup ini pilihan,, sehingga kalo kita malu untuk beribadah, dimana letak muka kita dihadapan Allah nantinya… Mungkin banyak temen2 yang berfikir nanti sajalah ke mesjid tunggu agak tuaan dikit,, ckckck, parah,,, mending kalo tercapai umur tuanya, tapi kalo tidak, ya naudzubillah…

Umur kita tidak menentukan kita akan mati kapan, jadi walaupun masih muda mungkin aja mati muda,, walaupun udah tua belum tentu sedikit lagi ia akan menemui ajal… padahal banyak sekarang anak muda mati tiba2.. uhhh ngerii

Moto yang salah ketika menyebutkan “Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk syurga”,, it’s impossible kalo menurut saya, mana ada orang yang mudanya sibuk hura2, tuanya jadi kaya raya. Malah orang yang mudanya foya2 tuanya bakalan sengsara mati masuk neraka, wkwkwk…

Jadi mungkin sudah saatnya temen2 berfikir bahwa untuk siapa kita hidup?? Dan apa tujuan akhir hidup kita ini nantinya?? Life is Choice!! Memilih mati masuk surga atau neraka??? Memilih untuk jadi pemuda mesjid yang mungkin dihina2 oleh yang lain atau menjadi penghuni tempat hiburan yang dianggap mulia oleh segelintir orang??? Ini semua kembali kepada hati kita masing2, ketika hati masih bisa diketuk oleh kebaikan insyAllah akan menjadi yang lebih baik, namun kalo hati sudah buta hanya Allah yang mampu membolak balikan hati seseorang…

Jadi pesan untuk teman2 semua ramaikan lah masjid… karna bukan masjid yang butuh kita nantinya,, tapi kita lah butuh masjid untuk jadi saksi di akhirat nanti… Mulianya shalat di masjid yakni pahalanya 27x lipat dari pada shalat sendiri di rumah,, mau ga tu??? Ramaikanlah mesjid sehingga Allah akan ramaikan hati kita dengan kebaikan dan kebahagiaan…

Oke segitu dulu, semoga tulisan sedikit ini mampu memotivasi teman2 untuk giat shalat di mesjid, atau tulisan ini mampu memberikan pencerahan kepada teman2.. bila ada yang salah saya mohon maaf… Jika ini suatu manfaat maka sebarkanlah.. terimakasih

Komentarin aja

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s